"Lah, di laptop saya lancar jaya kok jalannya. Pas di-deploy ke server kenapa jadi error ya?"
Masalah klasik ini biasanya terjadi karena perbedaan environment (lingkungan kerja) antara laptop developer dan server production. Mulai dari perbedaan versi sistem operasi, versi bahasa pemrograman (misalnya Node.js atau Python), hingga dependensi pustaka (library) yang tidak cocok.
Di sinilah Docker hadir sebagai penyelamat.
Jika Anda baru terjun ke dunia DevOps atau pengembangan aplikasi (software development), memahami Docker adalah salah satu keahlian wajib. Artikel ini akan membahas secara tuntas konsep dasar Docker, mulai dari apa itu Docker Engine, Image, hingga Registry, menggunakan analogi sederhana yang mudah dicerna oleh pemula.
