annotations cuma buat aktifin fitur simpel kayak SSL redirect, canary deployment, atau rate limiting.Hasilnya? File YAML jadi mirip mi goreng—panjang, ruwet, dan ngunci kita ke satu vendor controller doang (misalnya NGINX Ingress Controller). Begitu mau pindah ke cloud provider lain atau ganti controller, semua manifes Ingress harus dirombak ulang dari nol.
Kubernetes SIG-Network paham betul penderitaan ini. Makanya mereka merilis Kubernetes Gateway API. Ini bukan sekadar CRD kustom biasa, tapi standar baru evolusi jaringan di Kubernetes yang jauh lebih terstruktur, portabel, dan didesain khusus buat kolaborasi multi-tim.
Yuk, kita bahas cara kerja, fitur dasar, sampai praktik hands-on-nya dengan gaya santai dan langsung ke poin utama!